Fakta Sejarah Astrologi Barat

Fakta Sejarah Astrologi Barat post thumbnail image

Astrologi pada masa ini di Amerika serikat umumnya dikaitkan dengan 12 tanda zodiak, mirip Virgo serta Aries, serta peran mereka pada horoskop eksklusif. Berabad-abad yang kemudian, astrologi Barat awal tak jarang digabungkan dengan astronomi dan disebut sebagai subjek ilmiah. Para ahli astrologi melakukan pengamatan langit untuk membangun sistem hukum buat meramalkan insiden masa depan pada bumi.

Pada akhir abad ke-17 itu diklaim pseudosains. Beberapa buku dalam Koleksi & arsip khusus mendokumentasikan perspektif wacana astrologi berasal abad ke-16 sampai ke-19, seiring dengan bergesernya kesan terkenal tentang astrologi Barat. Iulij Firmici Materni Iunioris Siculi V.C. ad Mauortium Lollianum, Astronomicn libri VIII adalah cetakan tahun 1551 berasal karya astrologi dan astronomi abad ke-4 Julius Firmicus.

Fakta Sejarah Astrologi Barat

Dia membahas sejarah astrologi ke Arab, Mesir, Yunani, Romawi, serta Kasdim. banyak volume astrologi membahas kecakapan astrologi orang-orang asal Chaldea, sebuah negara di Mesopotamia yg ada antara akhir abad ke-10 atau awal ke-9 serta pertengahan ke-6 SM. Joseph’s Moxon’s A Tutor to Astronomy and Geography, diterbitkan di tahun 1686, mencatat dualitas astrologi sebagai ilmu dan cara buat meramalkan masa depan.

Dia menulis astrologi menjadi keduanya, “Mendirikan Sosok nirwana, Menempatkan planet-planet pada dalamnya, Menemukan Aspek apa yang mereka tanggung satu sama lain, serta pada tempat nirwana apa mereka dibuat” dan sebagai cara “untuk Menilai peristiwa Hal oleh Sosok yg Dibangun.” Moxon memilih buat fokus pada aspek astronomi daripada bagian astrologi, dan merujuk pembaca untuk mencari volume lain yang ada wacana astrologi.

Publikasi tahun 1739, Explication de Divers Monumens Singuliers, Qui ont Rapport a la Religion des Plus Anciens Peuples sang Jacques Martin membahas http://51.79.187.206/ sejarah astrologi, sejarah Zodiac dan agama wacana tanda serta ciri yang dikaitkan menggunakan tanda yang berbeda. John Willme sedikit kemudian Sebuah Cahaya Baru buat Matematikawan belia, yg ditulis pada tahun 1755.

Mendeskripsikan astrologi sebagai “Seni, atau Cabang Matematika, yang buat menilai imbas serta imbas bintang-bintang, serta buat meramalkan insiden masa depan menggunakan situasi serta aspek yang tidak sama asal Tubuh Surgawi.” beliau mendeskripsikan aspek astronomi menjadi alam, serta dugaan tentang masa depan menjadi astrologi yudisial. Willme merujuk ayat-ayat Alkitab buat melegitimasi dukungannya terhadap astrologi serta mencatat bahwa pekerjaan utama astrolog terkini artinya pembuatan kalender atau almanak.

Keajaiban Teleskop berasal tahun 1809 membahas astronomi yang sepenuhnya terpisah asal astrologi, dan berbicara perihal Zodiak hanya berasal perspektif ilmiah yg sebenarnya sebagai wilayah langit. Charles Mackay tahun 1869 Memoirs of Extraordinary Popular Delusions and the Madness of Crowds secara agresif menentang astrologi. Mackay menulis, “Betapa menyanjung pujian manusia buat berpikir bahwa bintang-bintang pada bepergian mereka mengawasinya.

Serta melambangkan, menggunakan gerakan dan aspek mereka, kegembiraan atau kesedihan yg menantinya! dia, kurang sebanding menggunakan alam semesta daripada serangga-serangga tidak kasat mata yang memakan berjuta-juta daun isu terkini panas terdapat di global besar ini sendiri, menggunakan penuh kasih membayangkan bahwa dunia tak pernah mati terutama diciptakan untuk meramalkan nasibnya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post